Neymar, sebagai lawan tersulit yang pernah dihadapinya

Neymar, sebagai lawan tersulit yang pernah dihadapinya

Marcelo telah berseragam Madrid sejak 2006, usai didatangkan dari Fluminense. Selama 11 tahun, bek Brasil itu telah membuat lebih dari 400 penampilan untuk Madrid dengan sumbangan 78 assist dan 28 gol

Bek kiri Real Madrid Marcelo menunjuk kompatriot sekaligus bintang Paris Saint-Germain, Neymar, sebagai lawan tersulit yang pernah dihadapinya.

Pesepakbola berusia 29 tahun ini menjadi pemain kunci dalam sukses El Real dalam beberapa musim belakangan. Bersama Marcelo, Madrid mampu menjuarai tiga edisi Liga Champions dalam empat musim terakhir plus menggondol empat trofi juara La Liga.

Di musim panas, Neymar memutuskan meninggalkan Barcelona dengan bergabung Paris Saint-German. Kehadiran Neymar di Catalan memeruncing rivalitas Madrid dan Barcelona di Spanyol.

Selama empat musim berkostum Blaugrana, bintang sepakbola Brasil itu mencetak 105 gol dan 80 assist dalam 186 pertandingan di semua kompetisi. Dia juga berperan penting dalam sukses Barca menjuarai dua La Liga, tiga Copa del Rey, dan Liga Champions.

Marcelo turut mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo adalah pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya. Namun, Neymar menghadirkan ancaman besar yang sulit diatasi Marcelo.

“Aku pernah bermain dengan para pemain hebat seperti Ronaldo, Ronaldinho, Ruud van Nistelrooy. Tapi karena aku selalu berlatih bersama dia dalam waktu yang lama, memberinya banyak operan, dan merayakan gol, aku akan bilang Cristiano,” Marcelo mengungkapkan yang dikutip Marca.

“Tapi lawan yang paling sulit dihentikan kurasa dia adalah Neymar. Dia bermain bersamaku di tim nasional.”

Seiring kepindahan Neymar ke Paris, Marcelo tidak akan bisa sering-sering berduel melawannya. Namun, peluang itu masih mungkin terjadi di Liga Champions.

Neymar, sebagai lawan tersulit yang pernah dihadapinya